Senin, 08 Oktober 2012

Belajar Nursing Informatics

 

Belajar Nursing Informatics
Tau Gak sih?????? Apa itu nursing informatics?????
Perkembangan Ilmu Pengetahuan dan Teknologi (IPTEK) telah berkembang dengan begitu pesatnya. Di zaman modern sekarang ini hampir di setiap aspek kehidupan telah menggunakan teknologi. Sudah menjadi barang umum bahwa dalam melakukan kegiatan sehari – hari kita tidak akan lepas dengan teknologi. Seperti contohnya alat komunikasi handphone (hp), telephone, computer ataupun televisi. Di setiap perubahan pasti akan ada pro dan kontra termasuk dalam hal ini adalah perubahan dari era “pra-teknologi” ke era teknologi. Hal ini dikarenakan perkembangan teknologi informasi tidak hanya memberikan dampak positif tetapi juga dapat membawa dampak yang negatif. Dampak positif dari perkembangan teknologi informasi antara lain: dapat menjadi sarana dalam berkomunikasi dengan orang lain yang sekan mampu menghilangkan jarak dan waktu. Selain itu juga dengan teknologi dapat mempermudah dalam melakukan pekerjaan sehari – hari. Sedangkan dampak negatif yang dapat timbul antara lain: dengan adanya social networking yang mampu berkomunikasi dan berinteraksi hanya dengan duduk di depan computer dan tanpa tatap muka memberikan dampak yang kurang baik antara lain: dapat menurunkan produktivitas kerja dan dapat membentuk kepribadian anti-sosial.
Perkembangan IPTEK-pun sekarang ini sudah memasuki dunia keperawatan. Hal ini diharapkan mampu mempermudah perawat dalam menjalankan peran dan tugasnya sebagai tenaga kesehatan serta mampu meningkatkan kualitas dan mutu pelayanan kesehatan. Dalam dunia keperawatan hal ini dikenal dengan nursing informatics. Hal-hal yang dipelajari dalam nursing informatics antara lain: mengenal jenis – jenis aplikasi yang berhubungan dengan kesehatan dan mengetahui system informatics keperawatan dan pemanfaatannya dalam praktik keperawatan
Manfaat dapat diambil dari mempelajari nursing informatics antara lain: dapat mengenal jenis aplikasi yang berhubungan dengan kesehatan, mampu memahami konsep software, hardware terkait dengan system informasi keperawatan, serta penerapan teknologi informatika dalam parktik keperawatan.
Belajar nursing informatics dapat meningkatkan kompetensi perawat dalam menggunakan system teknologi informatika dan hal ini sejalan dengan perkembangan zaman yang semakin hari semakin bergantung terhadap teknologi sehingga kedepannya perawat mampu berkembang dan dapat meningkatkan kualitas dan mutu pelayanannya. Dengan demikian maka akan memberikan dampak yang positif terhadap kepuasan pasien, kualitas perawat, maupun peningkatan pendapatan rumah sakit. Dan karena itulah maka perawat perlu untuk mempelajari nursing informatics.





Senin, 01 Oktober 2012

Hidup Sehat dengan Gizi Seimbang


PUGS


Hidup Sehat dengan Gizi Seimbang
Setiap individu berusaha untuk dapat mempertahankan kesehatannya. Hal ini dilakukan agar mampu melaksanakan aktivitas sehari-hari (ADL) dengan baik. Definisi kesehatan adalah keadaan sejahtera dari badan, jiwa, dan sosial yang memungkinkan setiap orang hidup produktif secara sosial dan ekonomis. Hidup sehat dapat tercapai dengan menerapkan pola hidup sehat, salah satu caranya dengan menerapkan gizi seimbang. 
Gizi seimbang secara lengkap telah termuat dalam Pedoman umum gizi seimbang (PUGS). PUGS memuat 13 pesan dasar dengan tujuan memperbaiki perilaku hidup sehat terutama memahami dan mempraktekkan pedoman gizi seimbang dalam kehidupan sehari-hari. Adapun 13 pesan dasar PUGS beserta kriterianya adalah sebagai berikut : 
a. Makanlah beraneka ragam makanan, tujuan pesan ini adalah agar kebutuhan gizi seseorang tercukupi secara lengkap yang terdiri dari karbohidrat, lemak, protein, vitamin dan mineral. Kriteria penilaian : konsumsi setiap kali makan terdiri dari 5 jenis : makanan pokok, lauk hewani, lauk nabati, sayur dan buah. 
b. Makanlah makanan untuk memenuhi kecukupan energi, tujuan pesan adalah agar seseorang dapat menjalankan aktivitas fisik seperti bekerja, belajar, berpikir atau pun berolahraga. Kriteria penilaian : jumlah asupan sehari sesuai dengan angka kecukupan gizi. 
c. Makanlah sumber karbohidrat setengah dari kebutuhan energi sehari, tujuan pesan adalah agar konsumsi sumber karbohidrat yang diperoleh dari makanan pokok tidak berlebihan. Kriteria penilaian : jumlah energi dari makanan pokok memenuhi 50% kebutuhan energi sehari. 
d. Batasi konsumsi lemak dan minyak seperempat dari kebutuhan energi sehari, tujuan pesan adalah agar konsumsi lemak dan minyak dalam makanan sehari-hari sebaiknya 15 – 25 % dari kebutuhan energi untuk menurunkan resiko penyakit jantung. Kriteria penilaian : asupan lemak maksimal 25% kebutuhan energi sehari. 
e. Gunakan garam beryodium, tujuan pesan adalah menurunkan kejadian gangguan kesehatan akibat kekurangan yodium (GAKY) di Indonesia. Kriteria penilaian : selalu menggunakan garam beryodium dalam masakan dengan teknik yang benar. 
f. Makanlah makanan sumber zat besi, tujuan pesan adalah mengatasi masalah anemia gizi besi yang dapat menghambat upaya pengembangan kualitas sumberdaya. Kriteria penilaian : konsumsi bahan pangan sumber zat besi cukup. 
g. Berikan Air Susu Ibu (ASI) saja sampai bayi umur 6 bulan, tujuan pesan adalah agar ibu menyusui hanya memberikan ASI saja selama 6 bulan tanpa tambahan makanan lain (ASI ekslusif). Kriteria penilaian : memberikan ASI ekslusif minimal 4 bulan. 
h. Biasakan makan pagi, tujuan pesan adalah agar setiap keluarga selalu menyempatkan makan pagi untuk mendukung produktivitas dan daya tahan dalam beraktivitas. Kriteria penilaian : membiasakan sarapan pagi.
i. Minumlah air bersih dan aman yang cukup, tujuan pesan adalah agar memakai air bersih dan matang untuk keperluan konsumsi. Kriteria penilaian : minum air matang (mineral) minimal 8 gelas.
j. Lakukan aktivitas fisik dan olehraga secara teratur, tujuan pesan adalah agar menjaga kebugaran dan kesehatan dengan berolahraga. Kriteria penilaian : aktif berolahraga minimal 2 kali seminggu. 
k. Hindari minum minuman berakohol, tujuan pesan adalah supaya setiap orang tidak minum minuman beralkohol yang memiliki dampak negatif bagi kesehatan. Kriteria penilaian : tidak minum minuman beralkohol.
l. Makanlah makanan yang aman bagi kesehatan, tujuan pesan adalah agar makanan yang dikosumsi bergizi lengkap, bebas bahan kimia dan layak sehingga aman bagi kesehatan. Kriteria penilaian : selalu memilih makanan yang baik kualitasnya (bergizi, bebas bahan kimia, layak dan aman dikonsumsi).
m. Bacalah label pada makanan yang dikemas, tujuan pesan adalah membiasakan masyarakat untuk memilih makanan berlabel jelas dan membaca label pada makanan kemasan yang akan dibeli. Kriteria penilaian : memilih dan membaca label makanan kemasan yang dibeli.